SELAT NASIK – Sebanyak 30 siswa SMK Negeri 1 Selat Nasik antusias mengikuti Workshop Jurnalistik yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Belitung di aula sekolah setempat, Selasa (23/9/2025).
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua PWI Belitung Bastiar Riyanto, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Welly Aksona, serta MC Tedja Pramana. Mereka menyampaikan materi seputar dasar-dasar teknik penulisan berita, etika jurnalistik, wawasan dunia pers, hingga cara bijak menggunakan media sosial.
Suasana workshop berlangsung interaktif. Sesi diskusi dan tanya jawab membuat para siswa semakin aktif dalam menyerap ilmu jurnalistik yang diberikan.
Ketua PWI Belitung, Bastiar Riyanto, menegaskan pentingnya pemahaman dasar jurnalistik bagi generasi muda. Menurutnya, siswa perlu dibekali kemampuan menulis yang benar sekaligus memahami perbedaan peran antara pers dan media sosial.
“Materi ini biasa kami berikan kepada jurnalis pemula. Jadi sebelum benar-benar terjun ke dunia pers, mereka sudah memiliki bekal menulis yang benar. Semoga ilmu hari ini menjadi landasan kuat bagi para siswa,” ujar Bastiar.
Ia juga mengingatkan bahwa di era digital hampir setiap orang memegang telepon pintar yang terhubung internet dan media sosial. Namun, penggunaan media sosial harus bijak karena rawan pelanggaran Undang-Undang ITE, khususnya terkait pencemaran nama baik.
“Media sosial berbeda dengan pers yang memiliki legalitas, terorganisir, dan dilengkapi SOP dalam menulis serta menyiarkan berita. Dengan pemahaman ini, saya berharap siswa lebih bijak bermedia sosial,” tambah Bastiar.
Sebagai bentuk apresiasi, PWI Belitung memberikan piagam penghargaan kepada para siswa SMKN 1 Selat Nasik yang aktif mengikuti workshop.
“Workshop ini diharapkan mampu membuka wawasan siswa tentang dunia jurnalistik sekaligus menjadi bekal pengetahuan dasar sebelum menulis maupun beraktivitas di ruang digital,” tutup Bastiar.
Editor: Alfareza


Komentar