Nasional
Beranda » Berita » Kisah Bima Permana Putra: Dilaporkan Hilang Saat Demo di Kwitang, Ternyata Jualan Mainan di Malang

Kisah Bima Permana Putra: Dilaporkan Hilang Saat Demo di Kwitang, Ternyata Jualan Mainan di Malang

Jakarta, 18 September 2025 – Bima Permana Putra (BPP) yang sempat masuk dalam daftar orang hilang setelah kericuhan dalam demo di Kwitang, Jakarta Pusat pada akhir Agustus 2025, akhirnya ditemukan di Malang, Jawa Timur. Kejadian ini sempat mengundang tanda tanya besar setelah Bima tak kunjung kembali ke Jakarta dan diberitakan hilang.

Menurut informasi yang dihimpun dari KontraS, ada tiga orang yang tercatat hilang terkait demo tersebut, dua di antaranya adalah demonstran aktif, M. Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo, sementara Bima yang saat itu berstatus bukan demonstran, juga dilaporkan hilang. Polda Metro Jaya segera membentuk tim pencarian yang dipimpin oleh AKBP Resa Fiardi Marasabessy untuk mencari keberadaan Bima.

Bima akhirnya ditemukan oleh anggota Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu, 17 September 2025 di depan Klenteng Eng Ang Kiong di Kota Malang. Ia diketahui tengah berjualan mainan barongsai di lokasi tersebut.

Kronologi Bima “Hilang”

Pada 29 Agustus 2025, Bima yang bekerja di gudang penyimpanan ikan PT RAS di Penjaringan, Jakarta Utara, mengaku berada di kawasan Kwitang saat demo yang diwarnai kericuhan. Namun, setelah itu ia tidak pernah kembali dan langsung terputus kontak. Ternyata, Bima memutuskan untuk meninggalkan Jakarta pada 1 September 2025 dengan menggunakan sepeda motor Honda Aerox.

Ketika Pemilu Jadi Bisnis, Negara Perlahan Dihancurkan dari Dalam

Perjalanan Bima berlanjut melalui Tegal, di mana ia menjual motornya melalui sistem COD. Selanjutnya, Bima melanjutkan perjalanan ke Malang menggunakan ojek online dan tiba di sana pada 3 September. Di Malang, ia memutuskan untuk beristirahat dan mulai berjualan mainan barongsai di depan klenteng pada 5 September.

Bima Ditemukan, Sempat Kaget Saat Diperiksa Polisi

Setelah lebih dari dua minggu pencarian, Bima ditemukan di tempatnya berjualan pada 17 September 2025. Saat ditanya oleh pihak kepolisian, Bima mengaku tidak berniat menghilang, melainkan hanya ingin mengambil waktu untuk diri sendiri dan mencari penghasilan tambahan dengan berjualan.

“Saya memang tidak melibatkan diri dalam demo, hanya kebetulan berada di sekitar lokasi. Setelah itu saya memutuskan untuk pergi,” jelas Bima kepada pihak kepolisian.

Bima kini sudah dipulangkan ke Jakarta dan dimintai keterangan lebih lanjut. Polda Metro Jaya pun mengonfirmasi bahwa pencarian terhadap dua orang hilang lainnya, M Farhan Hamid dan Reno Syahputradewo, masih terus dilakukan.

Kajari Beltim yang Baru Tekankan Sinergi dengan Media, Ciptakan Hubungan Hangat dan Terbuka


Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8117574/cerita-bima-dilaporkan-hilang-saat-demo-di-kwitang-ternyata-jualan-di-malang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

No posts found